SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI, GABUNG DAN TEMUKAN PENAWARAN MENARIK DIDALAMNYA

Senin, 19 Maret 2012

Avatar 3D Extended (2009) 98GB


Avatar merupakan sebuah science fiction movie mahakarya James Cameron, sebagai salah satu film terbesar di tahun 2009 yang telah menyabet begitu banyak awards dalam berbagai kategori termasuk Best Motion Picture – Drama Golden Globe Awards 2010 dan juga sebagai film terlaris sepanjang sejarah. Menyusul kesuksesannya itu, tahun 2010 ini Avatar kembali hadir di bioskop-bioskop dunia dalam format 3D dengan delapan menit extended scene yang disebar di beberapa part film.

Avatar bercerita mengenai sebuah proyek besar peradaban manusia pada tahun 2154 untuk mendapatkan cadangan energy baru berupa mineral yang disebut unobtanium. Pencarian unobtanium ini dilakukan di sebuah hutan nan subur bernama Pandora yang dihuni oleh berbagai macam makhluk hidup termasuk suku Na’vi. Karena di tempat ini manusia tidak dapat bernafas dan hidup normal layaknya di bumi, dalam pelaksanaannya, proyek ini menciptakan sebuah replica suku Na’vi yang bisa dikendalikan dengan pikiran manusia untuk melakukan penelitian tersebut yang kemudian disebut sebagai avatar.
Proyek ini melibatkan Jake Sully (Sam Worthington), seorang purnawirawan angkatan laut Amerika yang terluka dan cacat akibat perang sehingga menyebabkannya tidak bisa berjalan. Namun dengan avatar, Jake bisa menikmati kehidupannya kembali secara utuh termasuk berjalan pun berlari. Dan dengan avatar ini pula, selama penelitian Jake harus beurusan dengan suku asli Pandora, mulai dari semua adat, kebiasaan, peraturan, bagaimana menjadi seorang Na’vi, termasuk jatuh cinta pada Neytiri (Zoe Saldana), salah satu dari mereka, hingga harus memutuskan hal yang akan menentukan nasib Bumi dan suku Na’vi.
Film ini tampil begitu memukau dan sempurna dalam semua aspek. Mulai dari cerita, cinematography, music scoring hingga pada efek 3D yang disuguhkan. Cerita yang ditawarkan terkesan begitu masuk akal meskipun berlatar pada masa depan dengan era hi-tech pada semua peralatan dan pola pikir yang digunakan. Begitu pula pada suku Na’vi, penciptaannya pada setiap tingkah laku, karakter, hingga peraturan, adat, dan bahasanya mengindikasikan betapa film ini tercipta dengan kreativitas dan daya imajinasi yang di atas rata-rata. Selain itu, film ini juga hadir dengan tanpa meninggalkan pesan moral yang tersirat, mengacu pada isu kemanusiaan dan juga lingkungan.
Dalam film ini juga, penonton akan diajak berpetualang untuk mengeksplorasi keindahan planet biru Pandora dengan segala keunikan dan landscape yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya,. Terlihat pada visual effect yang digunakan pada setiap makhluk hidup penghuni hutan Pandora, baik pada siang maupun malam hari yang membuat saya benar-benar berdecak kagum selama menikmati film ini diputar. Cinematography brilian tersebut semakin lengkap dengan penataan music scoring yang begitu mendukung suasana keindahan Pandora dan mengiringi setiap scenenya. Semua terasa tepat pada scene petualangan Jake belajar menjadi bagian dari suku Na’vi, romance dan drama scene Jake dan Neytiri, pun pada saat scene fight yang cukup membuat kadar emosi meningkat.
Semua itu menjadi semakin sempurna dengan penyuguhan efek 3D yang digunakan. Penonton film ini disajikan dengan efek 3D yang begitu nyata pada setiap scenenya, bukan hanya sekedar 3D pada part tertentu saja. Penonton seolah berada di Pandora, menikmati setiap keindahannya yang begitu nyata, dimana bisa menyentuh setiap semak dan tumbuhan yang ada di depan dan sekeliling mata. Pun pada saat berada di laboratorium RDA Corporation tempat penelitian ini dikendalikan , hologram system dan kendali yang digunakan seakan-akan nyata di depan. 
Dengan segala kesempurnaan pada setiap elemen penyusun film yang ditawarkan hingga pada penyajian gambar 3D yang memang sengaja diambil dengan kamera khusus 3D alih-alih hanya mengkonversi 2D menjadi bentuk 3D, sepertinya akan begitu susah untuk melewatkan karya menakjubkan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar